Makalah Interconnection Network (Internet) dalam Dunia Pendidikan


PEMBAHASAN

A.    Pengertian Internet

Interconnection network (internet) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu TCP/IP. TCP bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan baik, sedangkan IP bertugas untuk mentransmisikan paket data dari satu komputer ke komputer lainya.

Sejarah internet awalnya berasal dari proyek ARPA yang dibentuk tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini kemudian dikenal dengan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang melakukan riset tentang cara menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya agar bisa saling berkomunikasi. Pada tahun 1970, proyek ini berhasil menghubungkan lebih dari 10 komputer dalam bentuk jaringan, dan beberapa tahun kemudian, hasil riset proyek ini dikembangkan di luar Amerika. Karena jumlah komputer yang terhubung semakin banyak, maka pada tahun 1980 dibuatlah protokol resmi yang dikenal dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

B.     Manfaat Internet

1.      Menambah Wawasan

Dengan tersedianya milyaran informasi yang ada di internet, Anda hanya perlu mencari nya saja. Hanya dengan mengetik beberapa kata pun, informasi yang Anda inginkan sudah bisa didapatkan. Misalnya Anda sangat gemar dengan olahraga sepakbola, maka semua informasi mengenai sepakbola di internet ada. Jadi, internet sangat menambah wawasan penggunanya. Dan ini tentunya sesuai dengan pengertian internet yang sudah dijelaskan diatas.

2.      Lebih Efisien

Tak perlu membeli koran, tak perlu berlama-lama menunggu informasi yang Anda mau di TV. Dengan internet, informasi apapun bisa langsung Anda dapatkan. Jadi, dapat dibuktikan bahwa internet bukan hanya media yang murah, tetapi juga sangat efisien.

3.      Memudahkan Komunikasi

Di era yang semakin canggih ini, berkomunikasi tak perlu lagi menggunakan surat, melainkan menggunakan fasilitas digital yang tersedia saat ini, seperti halnya di internet. Internet mampu berperan sebagai media komunikasi kita dengan orang lain, contohnya Anda bisa mengirimkan tulisan rasa rindu kepada kawan Anda melalui social media yang bagus, seperti Google+.

4.      Meningkatkan Penguasaan Bahasa Asing

Bisa menggunakan bahasa asing adalah sesuatu yang sangat membanggakan, terlebih lagi berbicara mengenai bahasa Inggris. Bahasa yang satu ini merupakan bahasa internasional yang sebetulnya wajib kita kuasai sebagai bekal untuk bekerja nantinya, terlebih lagi jika Anda ingin bekerja di luar negeri. Di internet sendiri memang sangat banyak informasi yang disajikan dalam bentuk bahasa Inggris. Selain itu Anda juga bisa belajar bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya dengan menerjemahkan kata atau kalimat di Google Translate.

5.      Mendorong Kemandirian

Tahukah Anda, orang yang sudah fasih menggunakan internet biasanya cenderungbisa lebih mandiri dalam mencari sebuah informasi yang dibutuhkan olehnya. Karena dirinya mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, sehingga jika ia penasaran bisa mencarinya di internet. Sehingga terciptalah karakter kemandirian, karena terbiasa insiatif sendiri mencari informasi.

6.      Sarana Pendidikan Jarak Jauh

Internet sebagai perpustakaan online dan kemampuannya dalam membangun komunikasi yang interaktif memungkinkan setiap orang melakukan pendidikan jarak jauh. Artinya, seorang guru atau dosen dengan siswa atau mahasiswa tidak harus berada di satu tempat, melainkan bisa di tempat yang berbeda walaupun jauh. Mengapa bisa? Karena siswa bisa mengakses website yang telah sekolah buat, lalu siswa mengikuti proses pendidikan di depan komputernya, bisa kapan saja, bahkan hingga 24 jam.

7.      Sebagai Sarana Hiburan

Berbicara mengenai hiburan, sebenarnya sebuah hiburan bisa didapatkan bukan hanya di dunia nyata saja, di dunia maya pun bisa. Di internet, Anda bisa mendapatkan hiburan sesuai yang Anda mau, misalnya menonton sebuah video lucu, gambar yang menghibur, bermain game secara online, menyegarkan pikiran dengan mencari informasi menghibur, dan lain-lain

8.      Memudahkan Pekerjaan

Pekerjaan yang sebelumnya terasa berat bisa menjadi ringan karena hadirnya internet. Contoh, jika Anda diperintahkan oleh direktur untuk memberikan sebuah data ke kantor lain, dan hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan surat elektronik di dunia maya atau biasa disebut dengan Email.

9.      Untuk Menjalankan Bisnis

Bisnis yang dijalankan di internet disebut oleh kebanyak orang dengan bisnis online. Ya, bisnis online kini tengah populer dan sudah sangat banyak yang menjalaninya dari seluruh penjuru dunia. Bagusnya bisnis online adalah kita hanya duduk di depan laptop atau komputer saja sambil menjalankan bisnis, jadi tentunya sangat hemat tenaga dan bahkan hasilnya bisa lebih besar dibanding bekerja di dunia nyata.

10.  Bisa Untuk Berbelanja

Jika Anda suatu hari sedang malas untuk keluar rumah, ataupun sekedar ingin mencari pengalaman baru berbelanja. Belanja online adalah pilihan yang tepat, meski begitu Anda harus berhati-hati, perhatikan apakah penjualnya terpercaya dan barangnya terbukti berkualitas. Jadi begitu mudahnya belanja online, caranya Anda hanya perlu memesan sesuai dengan format yang telah ditentukan penjual, harga cocok, kirim uang, barang terkirim sampai di rumah Anda. Namun memang untuk berbelanja secara online Anda harus cerdas dalam memilah-milah mana toko online yang terpercaya.

C.    Dampak Internet

1.      Dampak Positif

·         Media komunikasi, dimana pengguna internet di seluruh  dunia dapat saling berkomunikasi.

·         Media untuk bertukar data dan informasi dengan menggunakan email, ftp, www, dan sebagainya.

·         Media untuk mencari data dan informasi. Jutaan data dan informasi yang tersimpan menjadikan internet perpustakaan terbesar di dunia.

·         Kemudahan memperoleh informasi. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini dapat dipantau melalui internet.

·         Media untuk bertransaksi dan berbisnis. Ada banyak peluang bisnis yang bisa dihasilkan dari internet seperti Google Adsence.

·         Media pendidikan jarak jauh. Banyak sekali universitas yang sekarang ini membuka kelas jarak jauh dimana materi kuliah dan kegiatan belajar dilakukan secara online.



2.      Dampak Negatif

·         Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang tidak salah. Banyak sekali konten-konten semacam ini bertebaran dan memberikan dampak yang kurang baik bagi yang mengaksesnya, terutama kalangan anak-anak.

·         Internet juga banyak berisi konten-konten yang terkait kekejaman dan kesadisan (violence and gore). Konten seperti ini biasanya banyak digunakan oleh pemilik situs demi mendongkrak penjualan situs.

·         Penipuan. Modus penipuan melalui internet sudah sering kali kita dengar. Internet memang bisa dijadikan media untuk melakukan tidak kejahatan semacam ini.

·         Pencurian. Internet merupakan media yang memberikan kemudahan untuk traksaksi online karena sifatnya yang real-time (langsung), misalnya berbelanja menggunakan kartu kredit. Para penjahat dapat menemukan celah kelemahan saat transaksi untuk menguras isi kartu kredit tanpa sepengetahuan pemiliknya.

·         Perjudian. Para penjudi tidak harus pergi ke tempat judi untuk melakukan kegiatan dan keinginannya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengunjungi situs-situs perjudian.

D.    Etika Pemanfaatan ICT

Manfaat ICT dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran. ICT Istilah Information and Communications Technology (ICT) adalah istilah yang relatif baru dalam wacana komunikasi. Pengertian ICT terus berkembang mengikuti perubahan yang terjadi pada teknologi dan aplikasinya dalam berbagai konteks dan kebutuhan komunikasi. Dengan dukungan ICT, proses komunikasi di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Jika dalam sistem pendidikan, ICT dapat menjadi instrumen yang sangat efektif, efisien, kreatif, produktif, dan menyenangkan. Sistem pengajaran berbasis multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan video) mampu membuat penyajian suatu topik bahasan menjadi menarik, tidak monoton dan mudah dicerna. Istilah lain yang makin populer saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet, sehingga belajar tidak harus dilakukan di kelas tetapi bisa dimana saja selama komputer terhubung dengan internet.

1.      Semakin mudahnya dan murahnya teknologo ICT untuk diakses banyak orang lose control dalam menggunakan teknologi ini hingga mereka kebablasan. Sesungguhnya dalam memggunakan hal apapun dalam kehidupan ini ada aturan dan etika yang layak dan harus dipatuhi, termasuk dalam penggunaan ICT. Saya sebagai salah seorang yang sering berkomunikasi dan menggunakan teknologi ICT ini merasa perlu untuk menuliskan beberapa etika dan batasan-batasan yang harus diperhatikan dalam penggunaan

2.      Pengguna ICT wajib menjungjung tinggi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagaimana telah diatur dalam perundang-undangan. Sebagai contoh adalah menuliskan sumber bacaan/ referensi yang digunakan untuk membuat tulisan tersebut.

3.      Tidak dibenarkan menggunakan user name/ user ID orang lain dan Passwordnya tanpa sepengetahuan pemilik resminya.

4.      Tidak merusak sistem orang lain dengan cara apapun

5.      Jangan memberitahukan password dan Username/ User ID anda kepada orang lain, karena itu sangat berbahaya.

6.      Tidak diperkenankan melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan norma-norma yang berlaku dimasyarakat.

7.      Bersikap sopan dan tidak mengeluarkan kalimat cacian/ kata-kata kasar kepada orang lain, meskipun kita kenal atau tidakk berhadapan langsung dengan orang tersebut.

8.      Gunakan seperlunya dan hanya untuk hal-hal yang bermanfaat saja.

9.      Jika anda menuliskan pesan/ message kepada orang lain, jangan sekali-kali menuliskan hal-hal yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Karena bisa saja pesan tersebut diteruskan atau di forward oleh si penerima kepada orang lain/ orang yang bersangkutan. Anda tentu masih ingat dengan Kasus Prita M, yang terjerat hukum hanya gara-gara menulis curahan hatinya melalui e-mail.

Itu mungkin beberapa etika dalam menggunakan ICT yang berhubungan dengan orang lain, kita perlu ingat bahwa semua hal dimuka bumi ini selalu memiliki 2 (dua) sisi, yaitu sisi kebaikan dan buruknya. Demikian pula dengan ICT, akan menjadi sangat baik dan bermanfaat jika kita menggunakannya dengan baik dan sebaliknya.

E.     Undang – Undang ICT

Rencana pengembangan dan implementasi teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia telah dirumuskan dalam instruksi Presiden nomor 6/2001. Instruksi tersebut telah ditindaklanjuti dalam bentuk rencana pengembangan ICT lima tahun dengan prioritas kolaborasi antara industri ICT dan ICT dalam institusi pendidikan (2001-2005); Pengembangan dan implementasi kurikulum ICT (2001-2004); Penggunaan ICT sebagai bagian yang esensial pada kurikulum perangkat pembelajaran di sekolah, universitas dan pusat-pusat pelatihan (2001-2005) (Tian Belawati, 2003). Pada tahun 2003, pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan baru yakni UU Sisdiknas 2003. Dalam UU Sisdiknas 2003 Pasal 1 ayat 15 disebutkan bahwa: Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain. Untuk mencapai pengembangan ICT secara efektif dalam pendidikan, maka organisasi (lembaga-lembaga pendidikan) sangat diharapkan dapat mendukung dan mengadopsi perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses belajar. Ketiga dimensi inovasi – kurikulum, pengembangan profesional dan manajemen organisasi – dapat saling mendukung antara satu dengan yang lainnya, atau sebaliknya dapat melumpuhkan pengembangan yang efektif.

Selanjutnya, dalam penjelasan UU Sisdiknas Pasal 35 Ayat (1) disebutkan bahwa: Standar isi mencakup ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan ke dalam persyaratan tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Standar tenaga kependidikan mencakup persyaratan pendidikan prajabatan dan kelayakan, baik fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan. Standar sarana dan prasarana pendidikan mencakup ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, dan sumber belajar lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Peningkatan secara berencana dan berkala dimaksudkan untuk meningkatkan keunggulan lokal, kepentingan nasional, keadilan, dan kompetisi antar bangsa dalam peradaban dunia.

Dalam konteks yang lebih luas, yaitu dalam manajemen dunia pendidikan berdasar studi tentang tujuan pemanfaatan teknologi informasi di dunia pendidikan terkemuka di Amerika, Alavi dan Gallupe (2003) menemukan beberapa tujuan pemanfaatan teknologi informasi, yaitu (1) memperbaiki competitive positioning; (2) meningkatkan brand image; (3) meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran; (4) meningkatkan kepuasan siswa; (5) meningkatkan pendapatan; (6) memperluas basis siswa; (7) peningkatkan kualitas pelayanan; (8) mengurangi biaya operasi; dan (9) mengembangkan produk dan layanan baru. Karenanya, tidak mengherankan jika saat ini banyak perguruan tinggi di Indonesia yang berlomba-lomba berinvestasi dalam bidang teknologi informasi untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat.



DAFTAR PUSTAKA


Eti Rochaety, dkk, 2005, “ Sistem Informasi Manajemen Pendidikan”, Bumi Aksara, Jakarta
Siahaan, Sudirman. “E-learning (Pembelajaran Elektronik) sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran. http://www.depdiknas.go.id. Di akses tanggal 20 Maret 2016
Setiawan, Wawan. 2009. Pengantar Teknologi Informasi dan Komunikasi. UPI Press. Bandung. www.file.upi.edu Di akses tanggal 20 Maret 2016
Peran dan Manfaat TIK/ICT dalam Dunia  Pendidikan(asephendri) Di akses tanggal 20 Maret 2016
http://www.artikeltik.com/peran-tik-dalam-dunia-pendidikan.html Di akses tanggal 20 Maret 2016
https://ekadamar.wordpress.com/2012/1/15/pengertian-ict-peranan-ict-dan-pemanfaatan-ict-di-bidang-industri-manufaktur-dan-industri-pendidikan/  Di akses tanggal 20 Maret 2016

Comments

Popular posts from this blog

Soal Pendidikan Kewarganegaraan

Makalah Tentang ICT (Information Communication Technology)

Artikel Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan